WMRX UNTUK TAMPILAN TERBAIK GUNAKANLAH GOOGLE CHROME VERSI TERBARU DAN KECEPATAN INTERNET DIATAS 20KB/S | PLEASE LEAVE COMMENT | THANKS FOR VISITING MY BLOG

About Me

Minggu, 30 Oktober 2011

Empat Alasan Politisi Muda Dinilai Buruk

Lingkaran Survei Indonesia melansir hasil survei yang mengungkap kekecewaan terhadap kiprah politisi muda. Menurut LSI, setidaknya ada empat alasan mengapa masyarakat kecewa terhadap para politisi muda.

Pertama, menurut peneliti LSI Adji Alfaraby, adalah maraknya pemberitaan korupsi yang melanda politisi muda setahun terakhir ini. Kasus ini ikut mencoreng para politisi muda, walaupun banyak yang belum terbukti di pengadilan.

"Top Five yang paling sering diberitakan (terkait kasus korupsi) adalah Muhammad Nazarudin (33 tahun), Angelina Sondakh (34 tahun), Anas Urbaningrum (42 tahun), Andi Malarangeng (48 tahun), dan Muhaimin Iskandar (45 tahun)," ujar Adji Alfaraby, peneliti LSI di Jakarta, 30 Oktober 2011.

Menurut Adji, kelima tokoh muda ini lah yang paling pengaruhi citra politisi muda di persepsi publik.

"Tokoh-tokoh ini di harapkan membawa perubahan, seperti Anas Urbaningrum yang awali karirnya sebagai aktivis HMI, anggota KPU, kemudian jadi tokoh partai, namun berita seputar mereka menghempaskan harapan publik pada politisi muda," ujar Adji.

Kedua, Adji melanjutkan, adalah tidak istimewanya kinerja politisi muda yang menduduki posisi puncak jabatan publik. Beberapa bahkan dinilai bermasalah.

"Semua menteri di Kabinet SBY- Budiono yang berasal dari partai dan berusia di bawah 50 tahun tak ada yang menonjol di hadapan publik," ungkapnya.

Adji menyebutkan ada empat nama politisi muda yang paling banyak mendapatkan sorotan yaitu Menteri Kehutanan Zulkfli Hasan (49 tahun), Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng (48 tahun), Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmi Faisal (39 tahun), dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar (45 tahun).

"Kepuasan publik kepada keempat menteri muda tersebut di bawah 40 persen," ujar Adji.

Alasan ketiga menurut Adji, kinerja politisi muda yang menjadi pimpinan Partai politik juga bermasalah. "Dari sembilan partai yang lolos electoral tresshold Pemilu 2009, hanya dua partai yang dipimpin oleh tokoh muda, yaitu Partai Demokrat dan PKB

Adji mengatakan tidak ada yang istimewa dari kedua tokoh muda tersebut dalam memimpin roda organisasi partainya. "Kedua politisi tersebut justru sedang di proses oleh KPK karena beberapa kasus," ujar Adji.

Keempat, Adji melanjutkan, adalah semakin besar harapan publik atas kiprah politisi muda tersebut, maka publik makin kecewa.

"Publik terlanjur diromantisasi oleh kiprah politisi muda yang mengubah zamannya. Pada masa lalu perubahan digawangi oleh tokoh muda," ucap Adji.

Lebih lanjut menurut Adji, ini menunjukkan kepada publik bahwa tokoh muda Zaman dulu berbeda dengan zaman sekarang. "Kenyataannya hari ini justru sebaliknya, politisi muda yang berada di puncak jabatannya justru terlilit kasus korupsi," ujar Adji

0 komentar:

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts

 
Copyright© 2011 WMRX - Berbagi Berbagai Informasi
Template Name | Uniqx Transparent : Version 1.0 | Zero-Nine.Net